Selasa, 15 Januari 2008

Business Plan

Sebuah business plan akan menggambarkan bisnis anda dengan tepat, mengidentifikasi tujuan-tujuan organisasi, dan bertindak sebagai resume perusahaan anda. Komponen dasarnya meliputi suatu pro forma neraca, ikhtisar rugi laba, dan analisis arus kas. Business plan membantu anda mengalokasikan sumber daya dengan baik, menangani kesulitan tak terduga, dan mensukseskan keputusan bisnis. Business plan menyediakan informasi spesifik dan terorganisir tentang perusahaan anda dan bagaimana anda dapat membayar kembali dana yang anda pinjam, karena business plan yang baik adalah bagian terpenting dari aplikasi pinjaman. Terlebih lagi, ia juga menginformasikan tenaga penjualan, para penyalur, dan lain-lainnya tentang tujuan-tujuan dan jalannya operasi perusahaan.

a. Tujuan Business Plan

Sekali anda sudah menentukankan detil rincian suatu bisnis, anda harus menguraikan segalanya secara tertulis. Menuliskan detil ini akan membantu anda memvisualisasikan semua aspek mengenai bisnis anda. Hal itu juga akan membantu anda meyakinkan bank dan orang lain untuk menanam modal dalam gagasan bisnis yang anda miliki. Suatu business plan adalah suatu dokumen tertulis yang menguraikan semua langkah-langkah yang diperlukan untuk membuka dan mengoperasikan suatu bisnis agar mencapai sukses. Penulisan suatu business plan adalah salah satu hal tersulit dan terpenting yang anda akan lakukan sebagai seorang usahawan. Penulisan business plan yang solid bersifat kritis sebab suatu rencana dapat menentukan keberhasilan atau kegagalan bisnis anda.

Dalam sebuah business plan:
  • Uraikan apa yang akan dihasilkan oleh bisnis anda, bagaimana cara anda menghasilkannya, serta siapa yang akan membeli barang atau jasa anda
  • Jelaskan siapa yang akan mejalankan bisnis anda dan siapa yang akan memasoknya
  • Nyatakan bagaimana bisnis anda akan mendapatkan pelanggan dan memenangkan persaingan
  • Sediakan rincian informasi finansial yang dapat menunjukkan bagaimana bisnis anda akan berhasil memperoleh laba.

    Sebuah business plan sedikitnya harus memuat tiga maksud:
  1. Suatu business plan menjelaskan gagasan di belakang bisnis anda dan menerangkan atau menuliskan dengan hati-hati bagaimana jasa layanan atau produk anda akan diproduksi atau dijual. Untuk meyakinkan investor bahwa gagasan bisnis anda adalah solid, anda perlu menunjukkan bahwa produk anda sepenuhnya baru atau bahwa dengan jasa layanan yang anda gagas menjadi lebih baik atau lebih murah dibanding produk atau jasa yang telah ada. Anda harus mengidentifikasi siapa yang menjadi target pelanggan anda dan menunjukkan bagaimana perusahaan anda akan mampu memperoleh dan memelihara pelanggan.
  2. Suatu perencanaan bisnis menetapkan secara spesifik sasaran hasil dan menguraikan bagaimana bisnis anda diharapkan dapat mencapai sasaran hasil tersebut. Suatu perencanaan bisnis yang baik meliputi proyeksi penjualan jangka pendek (tahun pertama), jangka menengah (dua hingga lima tahun setelah memulai bisnis), dan jangka panjang (lima tahun kedepan). Business plan menguraikan produk dan jasa apa yang akan diperkenalkan dalam lima tahun yang akan datang dan menetapkan perencanaan bisnis selanjutnya di masa depan, seperti perluasan bisnis.
  3. Suatu perencanaan bisnis menguraikan latar belakang dan pengalaman orang-orang yang akan menjalankan bisnis anda. Bank dan pemilik dana lainnya membuat keputusan pendanaan berdasarkan pada seberapa baik mereka pikir suatu perusahaan dapat mencapai sasaran tujuannya. Jika anda memberi informasi yang baik mengenai latar belakang dan pengalaman orang-orang yang akan menjalankan perusahaan anda, bank atau investor akan menjadi lebih mungkin untuk menginvestasikan dana mereka di dalam bisnis anda.

Pentingnya sebuah Business Plan
Setiap bisnis baru harus memiliki business plan. Sebuah business plan bersifat penting antara lain karena alasan berikut.

  1. Sebuah business plan membuat anda mempertimbangkan seluruh aspek tentang bisnis anda.
  2. Sebuah business plan akan membantu anda memperoleh pendanaan yang aman bagi bisnis anda. Para penyedia dana membutuhkan sebuah business plan sebelum mereka mempertimbangkan untuk membiayai suatu bisnis. Tanpa sebuah business plan, anda tidak akan dapat memperoleh pinjaman dana usaha.
  3. Sebuah business plan akan membantu anda mengkomunikasikan gagasan-gagasan anda kepada orang lain. Pada saat anda menulis business plan, anda akan menerima banyak pemikiran mengenai bisnis yang sedang anda bangun. Hal ini membantu anda lebih yakin akan kesuksesan bisnis anda nantinya. Jika anda mengkomunikasikan dengan baik ide anda melalui tulisan, anda harus meyakinkan pembaca anda akan kesuksesan bisnis anda tersebut. Hal ini akan membantu anda memperoleh pinjaman dari bank atau penyedia dana lainnya.
    Sebuah business plan dapat berperan sebagai “tools” untuk mengelola bisnis anda. Sekali anda telah menyelesaikan business plan anda, maka anda dapat menggunakannya sebagai alat pengambilan keputusan bisnis.

1 komentar:

Selamat datang di blog Irko mengatakan...

ada tidak contoh perencanaan bisnis dengan menggunakan BUSINESS PALN PRO kalau ada saya dikasih salah satu contohnya ke email saya: irkointermilan@yahoo.co.id