Selasa, 15 Januari 2008

II.Membuat Suatu Business Plan yang Efektif

II. Membuat Suatu Business Plan yang Efektif

Penelitian dalam Business Plan
Business plan anda perlu meyakinkan pembacanya bahwa anda telah memiliki gagasan bisnis praktis yang telah dapat dijalankan. Untuk melakukan hal ini, anda harus meliput berbagai data dan informasi dari berbagai sumber untuk menunjukkan bahwa gagasan yang anda miliki berdasarkan bukti yang solid.

Meneliti dan menuliskan suatu business plan memerlukan cukup banyak waktu. Kebanyakan usahawan memerlukan 50 hingga 100 jam dalam mengembangkan business plan mereka. Proses ini memerlukan kesabaran, riset, pemikiran, dan banyak editing penulisan.

Mengumpulkan semua informasi ini secara bersama-sama untuk menuliskan business plan anda akan mencakup penelitan kembali atas semua aspek pada bisnis anda, mulai dari sewa ruang kantor hingga berapa harga yang akan anda tetapkan bagi produk dan jasa anda serta bagaimana menangani para pesaing anda. Meneliti kembali semua bagian dari business plan anda akan memberi manfaat kepada anda tentang jalannya bisnis anda dan dapat memberikan anda gagasan-gagasan spesifik untuk memulai usaha anda.

Tuangkan Business Plan Anda dalam Penulisan
Berikut ini disarikan beberapa hal yang dapat anda jadikan panduan anda dalam menuliskan business plan anda. Beberapa hal dalam panduan ini dapat anda abaikan sesuai dengan kebutuhan, namun beberapa hal lainnya mungkin memerlukan pendalaman atau perluasan analisis sesuai keperluan bisnis anda secara spesifik.

Seksi selanjutnya setelah penjelasan rincian penulisan ini, akan diberikan lembaran kertas kerja untuk anda agar dapat anda tuangkan gagasan bisnis anda ke dalamnya. Hal itu diberikan mulai dari cover business plan, rincian daftar isinya hingga isian utama dalam business plan anda.

BUSINESS PLAN
Periode 200X – 200Y


1. Pendahuluan

Perkenalkan (secara singkat) entitas bisnis anda –PT, CV, perorangan, unit bisnis atau divisi—sesuai dengan rencana anda. Jangan melakukan ringkasan bisnis anda di sini –untuk ringkasan tersebut dapat anda tulis di bagian berikutnya setelah seluruh rencana telah diselesaikan. Di bagian ini misalnya, anda dapat menyatakan sesuatu sebagai berikut untuk memperkenalkan bisnis anda:

Business plan ini berkenaan dengan CV Meubel Abadi, yang didirikan untuk mengembangkan dan memproduksi perlengkapan meubel dan furniture bagi pasar dalam negeri maupun pasar ekspor.
Setelah melakukan penelitian dan pengembangan selama tiga tahun, perusahaan saat ini merencanakan untuk memulai usahanya dalam jangka waktu tiga bulan ke depan.

Jelaskan maksud atau alasan dari dibentuknya business plan ini (misalnya sebagai arahan manajemen, untuk memperoleh dana, dsb.).

Jelaskan siapa yang menuliskan rencana ini dan kapan.

Jelaskan kerangka isi dan batasan umum dari rencana bisnis anda dengan menyatakan rangkaian isi dan ringkasan dari bagian-bagian utamanya dengan point-point bullet seperti:

  • Bagian 2 berikut ini akan meringkas rencana bisnis ini
  • Bagian 3 dan 4 akan mereview latar belakang pengembangan bisnis ini dan jasa produk yang ditawarkan saat ini secara berurutan.
  • …… dan seterusnya.

Anda mungkin ingin menyatakan bahwa rencana anda ini adalah konfidensial dsb. Misalnya nyatakan suatu paragraf seperti berikut ini. Jika perlu, minta bantuan profesional (bagian hukum) untuk menentukan kata-kata yang lebih tepat dari aspek legalnya:

Dokumen ini bersifat konfidensial dan tersedia bagi pihak-pihak yang ditujukan padanya dengan pemahaman bahwa isi dokumen ini tidak akan diungkap atau didiskusikan dengan pihak ketiga manapun kecuali penasihat profesional yang berkepentingan. Investasi dalam bisnis baru memiliki risiko tinggi seperti juga kemungkinan hasil yang tinggi pula. Bagi para investor potensial maupun spekulatif perlu menyadari bahwa tidak ada saham perusahaan yang sedang diperjualbelikan di sini. Para calon investor disarankan untuk memeriksa seluruh data dan fakta bahan yang ada dan mendapatkan saran dari penasehat profesional sebelum mengikat diri dalam perjanjian apapun. Proyeksi dalam business plan ini telah disusun untuk maksud ilustratif dan tidak mengikat. Hasil sesungguhnya dapat melebihi ataupun kurang dari yang diilustrasikan tersebut.

Berikan rincian kontak yang dapat dihubungi (alamat, telepon, fax, dan e-mail) bagi key person.

2. Ringkasan Eksekutif

Tulislah ringkasan ini jika rencana bisnis anda telah benar-benar pada tahap penyelesaian akhir.

Tonjolkan hal-hal yang penting dan perlu ditekankan. Hindari detilnya, fokus pada hal-hal yang strategis penting bagi bisnis anda. Jika perlu, tunjukan referensi bagian atau halaman yang memuat detilnya jika pembaca menginginkannya.

Arahkan minat dan kebutuhan pembacanya –informasi apa yang pembaca perlu ketahui dan menjadi tertarik dengan bisnis ini. Pertimbangkan pemikiran bagi ringkasan yang agak berbeda sesuai dengan kategori yang berbeda-beda dari pembaca.

Alokasikan sebuah paragraf untuk meringkas isi dari masing-masing bagian business plan. Jika perlu buatlah point-point bullet seperti:

  • Panjang tulisan pada bagian ini maksimum tiga halaman.
  • Sediakan cukup waktu dan pemikiran untuk bagian ini karena ia menyangkut hal yang paling penting dari seluruh bagian business plan.
  • Jangan memuat bahan tulisan apapun dalam ringkasan ini yang tidak terdapat dalam bagian isi business plan.
  • Berikan ringkasan eksekutif ini dan rencana draft finalnya kepada pihak-pihak yang jujur dan kritis untuk menilainya.

3. Misi, Strategi dsb

Batasi halaman bagian ini sekitar dua halaman dengan memfokuskan pada hal-hal yang utama dan jangka panjang. Gunakan kalimat yang tegas dan afirmatif dalam setiap kata-katanya.

Bagian ini mungkin merupakan hal terpenting dari seluruh rencana bisnis karena ia mengarahkan seluruh bagian maupun detil-detil rencana berikutnya. Jika strategi yang diajukan dan rasionalnya cacat maka seluruh arah bisnis dapat menjadi salah. Untuk menyusun bagian ini, penelitian tertentu mungkin perlu diselesaikan terlebih dahulu khususnya menyangkut pasar industri, persaingan, dan potensi penjualannya.

Diskusikanlah tentang aspek strategis ini dengan dosen anda!

Sub-bagian berikutnya di bawah ini dihadirkan hanya sebatas petunjuk saja. Isinya (Visi, Misi, Nilai-nilai dan Arah) harus anda sesuaikan dengan aspek strategis bisnis anda yang dapat anda rinci atau mungkin hanya anda perlu tuangkan dalam beberapa paragraf.

Visi

Visikan (bayangkan) akan seperti apa bisnis anda dalam, katakanlah, lima tahun ke depan. Indikasikan perkiraan besarannya dan keadaannya, serta keluasan dan kedalam operasionalnya di masa depan. Misalnya, mulailah visi anda sebagai berikut:

Menyongsong tahun 2009, CV Meubel Abadi akan telah memasarkan furniture modern. Perusahaan akan menjual perlengkapan meja, kursi, lemari dan ranjang modern bagi perumahan mewah, kondominium, apartemen, serta hotel berbintang yang akan dibutuhkan oleh para pelanggan furniture modern. Perusahaan diperkirakan akan memiliki SDM sebanyak 200 orang terutama berkaitan dengan aktivitas disain dan pemasaran serta berlokasi di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Penjualan perusahaan akan mencapai Rp. 100 Milyar dan akan memperoleh laba sebesar Rp. 25 Milyar. Inti dari keberasilan produk furniture perusahaan akan ditekankan pada kesempurnaan disain kayu jati dengan proses teknologi mutakhir untuk memelihara keunggulan bersaingnya. Dan seterusnya….

Misi

Dalam sebuah paragraf pendek, gambarkanlah maksud dan kegiatan inti (“misi”) dari bisnis yang direcanakan. Misalnya:

CV Meubel Abadi mendisain, mengembangkan, memanufaktur, dan memasarkan produk furniture modern untuk dijual dengan basis kayu jati murni untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya atas perlengkapan meubel perumahan, perhotelan dan perkantoran melalui saluran distribusi langsung ke wilayah pelanggan. Perusahaan akan mengembangkan produk dan pasar barunya dengan peralatan teknologi mutakhir seperti…

Values

Gambarkan nilai-nilai bisnis anda dan standard etika yang akan diterapkan perusahaan dalam berhubungan dengan para stakeholders, pelanggan, pemasok, dsb. Beberapa kalimat pendek atau point bullet sudah cukup.


Sasaran

Apa yang menjadi sasaran utama pendiri bisnis ini dalam jangka panjang? Menjadi kaya? Membangun kerajaan bisnis? Membantu masyarakat lokal? Mengembangkan sumberdaya alam? Mengisi hari pensiunnya?

SWOTs

Apa yang benar-benar menjadi SWOTs (Strengths, Weaknesses, Threats and Opportunities) dari bisnis anda?

SWOT disebutkan di sini untuk melacak pemikiran strategis anda atas hal-hal intenal maupun eksternal perusahaan seperti diindikasikan dalam tabel di bawah ini. Jujurlah dan apa adanya mengenai kelemahan-kelemahan dan ancaman-ancaman utama yang dihadap persahaan anda serta jelaskan bagaimana anda akan meresponnya.

Tidaklah tepat untuk memerinci SWOT dengan terlalu eksplisit dalam draft final dari rencana anda. SWOT disebutkan di sini untuk menekankan pentingnya mereka dalam rancana anda. Rencana anda haruslah menyebut:


Internal
.. kekuatan yang dibangun

.. kelemahan yang harus diatasi

Eksternal
.. peluang yang dapat dikembangkan

.. ancaman yang harus dihindari

Sebuah pendekatan dapat anda tambahkan sebagai penutup bagian ini dengan menyimpulkan bagaimana rencana strategi akan:


· Membangun kekuatan inti bisnis anda (sebutkan hal tsb)
· Mengatasi kelemahan internalnya (sebutkan bidangnya)
· Sepenuhnya menggali peluang-peluang eksternalnya (identifikasikan)
· Menghindari ancaman eksternal yang utama (jelaskan bagaimana)

Strategi

Gunakan bullet unuk menekankan sedikitnya sepuluh strategi kunci (tindakan, program, proyek, metode operasi, dsb.) dalam kaitannya dengan bidang fungsi utama perusahaan seperti pasar, penjualan, produk/jasa, teknologi, keuangan, manajemen, operasional, dsb. Yakinkan bahwa anda menghadirkan strategi jangka menengah yang realistik dan bukan taktik jangka pendek.

Goals

Ringkaskan tujuan/target utama anda –masing-masing bagi penjualan, laba, tenaga kerja, pangsa pasar, dsb.

4. Keadaan Saat ini

Gunakan bagian ini untuk meringkaskan pencapaian dan kinerja (keuangan, penjualan, teknikal, dsb) hingga saat ini.

Latar Belakang

Ulaslah latar belakang bisnis perusahaan (atau lahirnya awal gagasan anda, jika merupakan usaha yang baru dimulai). Bagi bisnis baru, bagian ini dapat meliputi satu atau dua halaman. Namun jika bisnisnya adalah yang telah berjalan, bagian ini dapat mencapai maksimum lima halaman, selebihnya dapat dimuat pada lampiran apendiks.

Mulailah dengan memperkenalkan pendiri atau pemegang saham bisnis ini dan kemudian gambarkanlah apa yang sedang dilakukan bisnis ini.
Jelaskan dalam pengertian luas bagaimana bisnis ini berkaitan dengan produk/jasa, pasar/pelanggan, pendanaan, manajemen, litbang, dsb yang ada saat ini.

Gunakan apendiks atau catatan kaki untuk membahas masalah-masalah, kejadian, dsb, dengan lebih rinci tanpa memutus aliran teks utamanya.[1]
[1] Catatan kaki dapat digunakan untuk menjelaskan atau menggambarkan hal-hal spesifik saat diperlukan dalam teks tanpa mengganggu aliran teks utamanya.

Perkembangan Hingga Saat Ini

Jelaskan perkembangan bisnis hingga saat ini dalam bidang penjualan/pemasaran, operasional, serta keuangan.

Penjualan dan Pemasaran

Gunakan tabel sederhana untuk membantu perumbuhan penjualan, segmentasi produk/pelanggan, pangsa pasar, volume produk inti, harga yang dicapai dsb.

Berikut contoh sebuah tabel sederhana yang menunjukkan penjualan historis:
Table X – Analisa Penjualan (2001-2004)
Tahunan hingga bulan Des.
2001($000)
2002($000)
2003($000)
2004 *($000)
Produk AA
200
259
302
350
Produk BB
280
270
290
300
Produk CC
0
89
158
230
Total
480
618
750
880
Pertumbuhan ( p.a.)
N/a
+29%
+21%
+17%
*Enam bulan pertama merupakan angka aktual. Estimasi digunakan utk enam bln berikutnya.

Berdasarkan data tabel di atas dapat disarikan dalam bentuk grafik:

Sales Analysis – 2001 - 2004 ($000)

Indikasikan kecenderungan pesanan pelanggan dalam volume dan rupiah dan berikan indikasi perkembangannya.

Buatlah acuan atas iklim ekonomi secara umum dan kinerja para pesaing anda selama periode yang diulas.

Uraikan kejadian-kejadian penting yang berkaitan dengan pemasaran, penjualan, distribusi, promosi, manajemen sales, keagenan/ partner dan seterusnya. Taruh detil rinciannya pada apendiks.

Operasi

Ulaslah operasi bisnis perusahaan dari segi aktivitas dan investasinya.

Tambahkan cakupan sebuah bahasansingkat mengenai kepegawaian, tingkat output, pertumbuhan dan pemanfaatan kapasitas dsb.

Uraikan litbang, produk, dan investasi modal yang penting yang telah dilakukan serta ulaslah pengembangan dalam bidang manajemen dan SOP.

Keuangan

Uraikan sebuah sinopsis utama mengenai kinerja keuangan yang mencakup laporan laba rugi, neraca dsb. Sekali lagi, gunakan tabel atau charts sederhana dan hadirkan detilnya dalam apendiks. Tunjukkan dan jelaskan kejadian-kejadian penting dari laporan keuangan ini.

Sediakan informasi tentang saham yang beredar dan opsi yang ada –daftar pemegang saham, kebijakan dividen, dsab. Gunakan apendiks untuk mencakup detilnya.

Review anggaran dan realisasi kinerja hingga saat ini pada tahun yang bertalian dan ringkaskan hal ini dalam sebuah tabel sederhana. Tunjukkan perkiraan perubahan situasi keuangan dalam tahun ini dan tonjolkan asumsi pentingnya.

5. Uraian Produk/Jasa

Tetaplah membuat uraian produk dan/atau jasa yang ditawarkan sesingkat mungkin dan klasifikasikan ke dalam kelompok yang lebih besar.

Jelaskan secara singkat apa manfaat produk/jasa ini dan siapa yang akan menggunakannya. Tunjukkan keunggulan/manfaat yang ditawarkan atau kebutuhan yang dapat dipenuhi oleh produk/jasa ini. Hindari istilah-istilah yang terlalu teknis dan rinci –masukkan hal ini dalam apendiks. Ringkaskan hasil penelitian produk ini dan izin yang diperoleh (jika ada).

Bahas produk/jasa pesaing anda dan jelaskan apa yang membuat produk/jasa anda spesial.

Lampirkan brosur atau daftar harga produk/jasa anda dalam rencana ini (sebagai tambahan).

Dua atau tiga halaman paling banyak harus memadai untuk bagian ini. Cobalah untuk menambahkan fitur-fitur spesialnya dan, jika mungkin, masukkan sample produknya dalam rencana bisnis ini. Pertimbangkan untuk menambahkan bagian ini dengan video atau presentasi slide dengan komputer.

6. Profil dari Pasar Target

Pada bagian ini, perlihatkanlah besarnya pasar, segmen, trend, persaingan dan profil pelanggan/pembeli.

Bagian ini memerlukan riset yang benar dan sesungguhnya. Tulislah sekitar 3 hingga 6 halaman untuk bagian yang sangat penting ini. Penelitian dan analisis pasar secara rinci sangat mungkin dilakukan sebelum bagian ini disiapkan. Jika laporan hasil penelitian telah tersedia, maka dapat dijadikan acuan tulisan pada bagian ini serta lampirkan hasil tersebut pada bagian apendiks.

Bagian ini merupakan bagian yang sangat sulit disiapkan terutama bagi bisnis yang baru atau telah ada dan ingin mengembangkan pasar produk barunya. Kesulitan ini dapat berlipat lagi jika tidak terdapat data atau petunjuk yang valid mengenai kecenderungan permintaan bagi bisnis yang memasuki pasar yang sepenuhnya baru atau baru melaunching produk/jasa baru. Bagaimanapun bagian ini bersifat kritis dalam suatu business plan dan menunjukkan seberapa baik pengonsepnya telah mengerjakan pekerjaan rumahnya serta mengetahui pasar bagi produk/jasanya. Jika bagian ini tidak jelas, samar-samar atau berlebih-lebihan, maka akan timbul pertanyaan mengenai kebenaran demand produk/jasa yang ditawarkan ini.

6.1 Analisis Pasar

Uraikan pasar di mana bisnis anda beroperasi dan/atau berencana memasukinya. Jelaskan bagaimana pasar tersebut berkembang dan bagaimana mereka tersegmentasi.

Tunjukkan bagaimana pasar dan segmen pasar akan berkembang selama rentang waktu rencana anda. Gunakan tabel dan charts sederhana untuk menggambarkan point-point penting dan untuk menggalinya lebih rinci. Jika rincian terlalu medalam, tempatkanlah pada Lampiran.

Berikut ini sebuah contoh dari tabel sederhana yang memproyeksikan besaran segment pasar utama di dalam pasar secara keseluruhan:

Segment utama
Tahun 1($juta)
Tahun 2($juta)
Tahun 3($juta)
Tahun 4($juta)
Segment A




Segment B




Segment C




Segment lainnya




Total market





Tunjukkan segment pasar yang menjadi target anda. Jelaskan saluran distribusi dan metode promosi yang akan digunakan, serta uraikan tingkat pengeluaran promosi yang ideal.

Bahaslah kecenderungan produk dan teknologinya.

Ulaslah, jika ada, batasan aturan perdagangannya.

Uraikan dampak dari kemungkinan adanya perubahan pada kondisi ekonomi.

Jelaskan mengapa pasar target yang direncanakan merupakan sesuatu yang menarik bagi bisnis anda.

6.2 Persaingan

Perkenalkan para pesaing utama anda (atau pesaing-terdekat jika menyangkut sebuah wilayah pasar baru) dan profilkan mereka –tunjukkan perkembangan, besaran bisnis dan kegiatan mereka. Assess SWOT mereka. Taruh informasi lebih detilnya dalam Lampiran.

Tunjukkan bagaimana pangsa pasar mereka berkembang dan indikasikan posisi mereka dalam pasar saat ini.

6.3 Pelanggan/ Pembeli

Segmenkan pelanggan/pembeli yang mungkin berdasarkan demografi/ kebutuhan mereka. Review kebiasaan membeli mereka dan pertimbangkan dampak masalah ekonomi tanah air atas frekuensi dan tingkat pembelian mereka.

Profilkan pelanggan/pembeli dan jelaskan bagaimana/mengapa mereka membeli produk/ jasa anda dibandingkan yang dimiliki pesaing. Bahaslah masalah-masalah tentang harga, kualitas, promosi, saluran distribusi yang berpengaruh terhadap pelanggan dan bagaimana tawaran anda akan diposisikan.

Kuantifisir jumlah calon pelanggan/pembeli anda dan taksirlah kemungkinan tingkat konsumsi/pembelian mereka (misalnya jumlah/tahun, jumlah/pembelian, pembelian/tahun dan seterusnya) bag tawaran anda dan pesaing anda.

6.4 Proyeksi Besaran, Penjualan, dan Pangsa Pasar

Gunakan tabel sederhana untuk menunjukkan bagaimana besaran, segmen, dan pangsa pasar cenderung akan bergerak di masa depan setelah produk/jasa anda masuk atau tumbuh.

Hindari menggeneralisasi pernyataan seperti “kami bertujuan mencapai xx% dari pasar xxx dalam tiga tahun”. Sebaiknya, bangun proyeksi anda berdasarkan analisis yang masuk akal dan asumsi yang lebih rinci mengenai volume penjualan yang dapat dicapai di tingkat pelanggan atau outlet anda. Sebagai kesimpulannya, anda dapat menjelaskan bahwa proyeksi ini, jika direalisir, dapat berhasil pada pangsa pasar tertentu.

Pertimbangkan untuk menyediakan proyeksi alternatif berdasarkan skenario keadaan “terbaik” dan “terburuk” yang dapat menjadi taksiran alternatif atas kondisi ekonomi dan persaingan di masa depan.

7. Strategi Pemasaran, Rencana dan Proyeksi Penjualan

Bagian ini merupakan lanjutan dari bagian 6. Profil dari Pasar Sasaran/ Target dan menguraikan strategi pemasaran yang anda rencanakan serta rencana dan proyeksi penjualan yang terperinci. Sediakan antara tiga hingga enam halaman untuk bagian ini.

Dalam istilah sederhananya, anda perlu meliput 4P, yaitu Produk, Price, Place dan Promosi, serta mengkompilasi rincian proyeksi pendapatan dan biaya pemasaran untuk dapat dimasukkan ke dalam bagian 11. Proyeksi Keuangan.

7.1 Strategi Pemasaran dan Rencana Penjualan

Bagaimana bisnis anda akan memasarkan produk/jasanya dan menjualnya kepada pelanggan? Apa strategi kunci untuk masuk atau mengembangkan pasar anda?

Tunjukkan rencana dan ramalan biaya untuk pemasaran, penjualan, promosi, iklan perwakilan, dsb.

Bagaimana produk anda akan diserahkan ke pelanggan? Bahaslah mengenai packaging, distribusi fisik, dukungan penjualan dan dukungan produk seta ramalan biaya yang bertalian.

Jelaskan kebijakan penetapan harga dan syarat kredit (yang realistis!). Diskon apa yang akan diterapkan dan kepada siapa? Apakah ada pelanggan yang akan tidak bayar dan bagaimana mengawasinya?

Berapa harga terakhir yang akan dibebankan kepada pelanggan? Taksirlah daya saing produk/jasa anda dalam hal harga kualitas, fitur, dsb, di tingkat penjualan outlet atau end-users.

Bagaimana anda menangani para pesaing anda? Bagaimana mereka akan merespon? Apa rencana kontingensi anda dalam hal target penjualan tidak sepenuhnya tercapai?

Proyeksi Penjualan

Berdasarkan proyeksi pasar dalam bagian sebelumnya serta strategi pemasaran yang telah diuraikan di atas, buatlah rincian proyeksi penjualan (volume dan nilainya) bagi berbagai segmen dan produk/jasa anda. Proyeksi ini harus dirinci secara bulanan (untuk sedikitnya setahun ke depan khususnya jika bisnisnya bersifat musiman) dan triwulanan atau tahunan.

Gunakan tabel dan grafik sederhana untuk menampilkan data-data penting. Cakupan detilnya taruh di Lampiran. Sebagai contoh, tabel dan chart berikut ini dikopi dan paste dari program Exl-Plan (ada berbagai program pembuatan business plan dalam bahasa Inggeris, antara lain Business Plan Pro, Smart Plan, dan Exl-Plan. Anda dapat memperolehnya di toko-toko software).



Review rencana pemasaran dan penjualan anda dan tanyakanlah apakah anda akan secara realistis dapat mencapai tingkat penjualan dan pangsa pasar yang diproyeksikan. Jika ragu-ragu, kembangkan dan hadirkan skenario alternatifnya.

8. Teknologi dan Litbang

Jika penelitian dan pengembangan dapat relevan dilakukan pada bisnis anda, uraikan progressnya hingga saat ini, rencana-rencananya, sumberdayanya, serta tekankan kemajuan atau pencapaian penggunaan teknologi bagi produk/ jasa anda.

Bahas kecenderungan/ perkembangan teknologi penting dalam industri atau bidang produk anda dan jelaskan bagaimana anda dapat meresponnya?

Keahlian teknik apa yang dibutuhkan oleh bisnis anda atau dibutuhkan di masa depan? Apa yang menjadi syarat kualifikasi/ latar belakang dari para staf teknis dan penasehat luar perusahaan? Lowongan/ kebutuhan apa yang akan timbul di masa depan dan bagaimana hal tsb akan dipenuhi?

Ringkaskan patent saat ini atau yang direncanakan akan diperoleh dan uraikan status kepemilikan dari hak milik/ hak cipta intelektual (termasuk trademarks, copyrights, dsb).

Ringkaskan pengeluaran litbang hingga saat ini dan tentukan rencana kebutuhannya di masa depan. Identifikasikan milestones atau proyek tertentu yang telah diselesaikan. Bilamana mungkin, tentukan manfaat ekonomisnya secara singkat bagi proyek-proyek penting yang perlu dilakukan.

Jagalah agar rincian teknis ini seminim mungkin dan jelaskan istilah-istilah yang tidak lazim yang digunakan. Gunakan gambar sedrhana atau diagram alir untuk membantu menggambarkan masalah yang kompleks.

Sekitar dua halaman bagi hal ini mungkin telah cukup. Jika terasa kurang, taruhlah rinciannya pada Lampiran.

9. Rencana Manufaktur/ Operasional

Liputlah semua aspek distribusi, pengawasan layanan, dukungan dan/atau manufaktur operasional pada bagian ini. Analisa dan proyeksikan pengeluaran overhead. Tergantung sifat dan skala bisnis anda, sub-bagian di sini dapat digunakan untuk menangani topik-topik intinya. Bagian ini mungkin butuh sekitar dua hingga maksimum lima halaman.

Tunjukkan lokasi dan fasilitas operasional. Gambarkan kapasitas dan pemanfaatan pabrik/kantor/fasilitas masa lalu, saat ini, dan masa depan. Tetapkan rencana investasi saat ini dan yang akan datang. Bedakan antara pengeluaran committed dan diskresioner dan sediakan justifikasinya (dalam bentuk ROI, payback period, NPV, dsb) yang sesuai. Cantumkan atau lampirkan peta, charts, gambar, dsb.

Tunjukkan elemen-elemen utama dari bidang operasional. Gunakan diagra sederhana untuk menggambarkan proses atau hubungan kompleksnya.

Tunjukkan struktur organisasi, SDM (jabatan, pendidikan, dsb), biaya produk, quality control, sistem produksi, pemeliharaan, dukungan pelanggan dsb. Gunakan tabel sederhana untuk meringkasnya; detilnya taruh pada Lampiran.


Jika perlu, tetapkan biaya per unt bagi input-inpu utama seperti tenaga kerja, gaji, listrik, telekomunikasi, jasa lingkungan, dsb, dan forecast bagaimana hal ini dapat berubah/ naik karena inflasi, nilai tukar, dsb. Jika relevan, forecastlah tingkat konsumsi/ penggunaan bagi bahan baku utama dan gunakan hal ini untuk memproyeksikan biaya totalnya, misalnya biaya satuan dikali biaya tenaga kerja sama dengan total biaya tenaga kerja.

Identifikasikan jasa atau bahan baku utama yang harus dibeli. Tunjukkan harga, paak/ cukai, aturan pembelian, kebijakan persediaan, dan syarat kredit. Bahaslah kecenderungan kenaikan harga bahan-bahan ini.


Jelaskan aturan pengiriman/ distribusi dan biaya yang bertalian. Untuk overheads, cantumkan rincian jadwalnya pada lampiran namun ringkasannya dapat disebutkan di bagian ini

Segmenkan biaya sebagai biaya variabel, semi-variabel, dan tetap. Tunjukkan penetapan biaya bagi produk/jasa utama dan tetapkan marjin kotor per produk/ jasa (lihat tabel di bawah ini). Bahaslah titik impas/ BEP di tingkat perusahaan, unit operasi dan tingkat produk.



10. Manajemen & Administrasi

Dua hingga tiga halaman untuk bagian ini.

10.1 Manajemen

Perkenalkan team manajemen dan peran-peran mereka. Cantumkan profil singkat mereka, detilnya taruh pada lampiran.

Gunakan chart organisasi sederhana untuk menggambarkan strukturnya (jika mungkin, gunakan Microsoft Organization Charting utility with Word – select Insert Object…. Create New MS Organization Chart).


Tunjukkan jika ada yang belum terisi dan jelaskan bagaimana akan merekrut lowongannya. Jika perlu, uraikan spek job dalam Lampiran.

Ringkaskan remunerasi bagi manajemen beserta klausul kunci dalam kontrak.

Cantumkan profil bagi direktur non-eksekutif (yang telah ada atau baru diusulkan).

10.2 Administrasi

Tunjukkan lokasi dan fasilitasnya. Uraikan peraturan administrasi secara singkat.

Jelaskan sistem operasional kunci, accounting, dan manajemen yang bertalian (SOP). Rinci sistem komunikasi dan IT yang digunakan. Bahas rencana dan biaya pengembangannya.

Tunjukkan komponen utama dari biaya overhead dan hadirkan proyeksinya (jika belum dicover pada bagian sebelumnya).



Charts dapat lebih mudah dilihat dari pada tabel.




11. Proyeksi Keuangan

Hadirkan proyeksi keuangan utama e.g. P&Ls ( ikhtisar rugi laba), cashflows, neraca dan rasio-rasio kunci. Jika keadaan impas/ BEP diharapkan untuk terjadi di dalam satu tahun, buatlah proyeksi pada basis bulanan untuk tahun pertama dan menggunakan basis triwulanan sesudah itu. Cara lainnya, tunjukkan proyeksi bulanan sampai tahun di mana keadaan impas ( untuk profitabilitas dan cashflow) diperkirakan.

Adalah sangat penting bahwa semua laporan keuangan sepenuhnya terintegrasi dan berhubungan. Anda dapat menggunakan berbagai software di samping EXCELL, misalnya Smart Business Plan, Business Plan Pro, maupun Exl-Plan, serta banyak lagi yang lain. Namun jika anda hanya menggunakan MS Excell di PC anda pun sudah cukup.

Pelihara bagian ini di dalam empat hingga delapan halaman dengan memastikan bahwa hanya proyeksi keuangan utama yang dimasukkan dalam ringkasan tabel. Tempatkan semua jadwal keuangan terperinci di dalam Lampiran.

Proyeksi keuangan tidak boleh disiapkan terpisah dari rencana bisnis. Sebagai contoh, hasil riset pemasaran harus mengalir ke dalam proyeksi penjualan anda yang kemudian menghasilkan peramalan pendapatan anda. Biar bagaimanapun jangan anda lakukan proyeksi keuangan yang terperinci dan kemudian menulis rencana bisnis terpisah untuk menyesuaikannya. Lakukan beberapa perencanaan keuangan utama pada tahap awal untuk mendapatkan intuisi atas figur dasar keuangan tapi jangan biarkan rencana tsb menjadi suatu dokumen bisnis tanpa basis analisa pasar yang kuat.

11.1 Asumsi Kunci

Gunakan bagian ini untuk meninjau ulang dan menarik asumsi kunci untuk digunakan di dalam proyeksi keuangan. Kaitkan asumsi anda bagi penjualan, biaya-biaya, satuan volume (termasuk cost drivers) dan lain-lain kepada bagian-bagian rencana bisnis plans/schedules yang terperinci yang digambarkan pada bagian terdahulu.

Juga, tetapkan asumsi yang digunakan untuk pengeluaran modal, modal kerja dan pembiayaan eksternal. Sebagai contoh, tabel berikut ini meringkas pengeluaran modal tahun pertama yang direncanakan:


Tabel berikut ini menunjukkan keaneka ragaman variabel asumsi yang perlu untuk dipertimbangkan dalam rangka menghasilkan proyeksi Laporan P&Ls (laba-Rugi), cashflows dan neraca untuk suatu bisnis.

Volume Penjualan Harga JualBiaya Penjualan & DistribusiPajak bahan bakuResearch & developmentTingkat bungaPajak PenjualanManagement/administrationPerubahan hutang pinjamanHutang tak tertagihGeneral overheads Biaya sewa Target persediaanPenyusutan Besarnya pinjaman saat ini Neraca awal
Nilai buku harta tetap Intangible assets Biaya bahan baku Akumulasi penyusutan Prepayments/accruals Material/WIP inventories Belanja Modal Saham beredar Direct head count levels Hibah modalDividends UMR Fixed asset disposals Pajak perusahaan Biaya langsung lainnya Finance leases Fase neraca awal Overhead operasi

11.2 Income Statements (Laporan-Laba Rugi)

Perkenalkan ikhtisar rugi laba yang diproyeksikan (per rekening laba & rugi) menggunakan suatu paragraf singkat (atau bullets) untuk menyoroti hasil yang diharapkan dari penjualan dan pendapatan. Gunakan tabel sederhana untuk meringkas figur utamanya dan tempatkan semua analisa terperinci di dalam Lampiran. Seperti ditunjukkan di bawah ini, charts dan tabel sederhana dapat menunjukkan kecenderungan/trend dan polanya dengan jelas.




11.3 Proyeksi Cash Flow

Adalah umum untuk memproyeksikan arus kas bulanan untuk tahun pertama, atau lebih panjang, tergantung pada pentingnya cashflow dan waktu yang diperlukan bisnis untuk menjadikan cashflownya positif.

Banyak dari pembaca rencana bisnis anda –pemilik bank, pemodal ventura dan investor lainnya - akan lebih menaruh perhatian kepada proyeksi cashflow anda dibanding kepada ikhtisar rugi laba. Mereka akan mencari tahu bahwa bisnis anda tidak akan kehabisan kas tunai sebelum memperoleh profitabilitas. Banyak bisnis gagal karena disebabkan tidak adanya uang tunai dibanding karena kekurangan laba.


Proyeksi yang tidak terlalu detil (Triwulanan atau tahunan) mungkin cukup memadai bagi tahun-tahun berikutnya seperti ditunjukkan contoh tabel berikut ini.


Gunakan teks dan bullet untuk menonjolkan nilai-nilai utamanya atau ringkaslah kecenderungan yang ditunjukkan dalam tabel atau charts.

Penting! : Diskusikanlah tentang analisis keuangan utama pada dosen anda! Bahaslah apa yang dimaksud dengan kegiatan investasi (Investing activities) dan kegiatan pendanaan (Financing activities).

11.4 Proyeksi Neraca

Ketika menghadirkan proyeksi neraca, anda harus meliputi suatu neraca awal yang didasarkan pada figur teraudit (untuk tahun lalu) atau memperkirakan data (untuk tahun berjalan). Jika bisnis anda adalah benar-benar baru dimulai, neraca awalnya boleh tidak berisi nilai-nilai apapun.

Neraca yang diproyeksikan harus berhubungan dengan ikhtisar rugi laba yang diproyeksikan dan proyeksi cashflow. Diskusikan dengan dosen anda tentang hal ini.

(Dalam bagian tambahan pada modul kuliah ini disertakan ringkasan analisis laporan keuangan dan penilaian investasi untuk anda review)

11.5 Analisis Sensitivitas

Sajikan hasil pokok dari analisis 'what-if’ (‘akibatnya bagaimana jika') yang berdasarkan pada skenario kasus "terbaik" dan "paling buruk" yang dapat tejadi. Sebagai panduan umum, bersifatlah konservatif bahkan walau ketika mempresentasikan kasus kemungkinan "yang terbaik".

Ketika merencanakan skenario, perhatikan kemungkinan keterlambatan dimulainya proyek, jatuhnya volume penjualan (shortfalls), penurunan tingkat harga dan kenaikan biaya-biaya yang lebih tinggi. Sebagai contoh, apa yang akan terjadi pada laba atau perolehan dana (atau tambahan kebutuhan modal) jika volume penjualan dan harga kedua-duanya mencapai 90% dari target tetapi biaya langsung dan overhead masing-masing terealisir 110% dari yang direncanakan?

Tunjukkan keadaan impas (BEP) dan selidiki konsekuensi kenaikan volume, harga dan biaya-biaya (e.g. naik sebesar 10%, 15%, 20% dll.). Hanya menyajikan ringkasan utama - tempatkan kalkulasi yang terperinci ke Lampiran atau kertas kerja terpisah.

11.6 Analisis Rasio

Tunjukkan rasio keuangan penting dan trend yang bertalian secara berkala. Bandingkan proyeksi rasio keuangan perusahaan dengan standard industri serta analisa deviasi yang signifikannya.


Catatan: Rasio keuangan penting secara lengkap dapat dilihat pada tambahan analisis keuangan modul kuliah ini. Tanya pada dosen anda

12. Proposal Kebutuhan Dana

Pertimbangkan untuk mendanai pembiayaan pada skenario kasus "yang hampir bisa dipastikan", atau bahkan kasus "paling buruk", daripada untuk mendanai kasus "yang terbaik" seperti diungkapkan oleh analisis kepekaan/ sensitivitas di atas.

Ringkaskan dan susun menjadi tabel kebutuhan pembiayaan ini. Tandai adanya penggunaan sumber dana yang direncanakan (saham, pinjaman, bantuan, kredit dll.). Tetapkan dan dokumentasikan tiap komitmen pembiayaan.

Untuk memandu investor, anda mungkin ingin menetapkan besarnya saham yang dibutuhkan; tunjukkan jalan keluar penambahan dana yang mungkin ( IPO, penjualan saham, buy-back dll.); dan membuat suatu target pengembalian yang diproyeksikan atas investasi mereka.

Dalam mempresentasikan proposal kebutuhan dana ini, agar selalu diingat- He who has the gold makes all the rules, jadi yang mendanailah yang berhak mengatur. Jika melakukan penilaian bisnis, bersifatlah realistis dan mendasarkan pada lebih dari satu metoda penilaian misalnya penilaian aktiva bersih, rasio price/earnings, rasio capitalization/revenue, ukuran industri dan seterusnya. Perhatikan kondisi pasar dan "pertumbuhannya".

Anda mungkin menginginkan proposal dana yang lebih terperinci sampai anda menemui calon pemilik dana atau investor face-to-face dan mendengar reaksi awal mereka.

Bagian ini tidak perlu melebihi suatu halaman.

13. Implementasi

Bagian ini merupakan suatu bagian yang penting, gunakanlah untuk menterjemahkan semua proposal anda ke dalam rencana yang jelas, dapat dilaksanakan, dan realistis.

Soroti poin-poin keputusan yang utama, skala waktu, milestones dan tindakan yang diperlukan oleh manajemen dan pihak lainnya untuk memajukan rencana anda. Jelaskan rencana darurat untuk menangani penurunan/ shortfalls.

Bersikaplah realistis tentang kemungkinan tingkat kemajuan dan antisipasi kegagalan. Ringkaskan unsur-unsur kunci tsb di dalam suatu Bagan Gantt atau tabel.

Bulan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Task 1









Task 2









Task 3









Task 4









Task 5









Task 6









……









……









……









……










Gunakan maksimum tiga halaman untuk bagian ini.

14. Kesimpulan

Gunakan bagian ini untuk menyarikan rencana anda dan untuk memberikan pembaca dengan suatu pandangan positif dan antusias atas bisnis dan rencananya.

Tinjau ulang apa yang bisnis anda harapkan untuk dicapai. Tandai mengapa bisnis anda akan berhasil dan mengapa harus didukung oleh investor dan lain-lain. Bersikaplah positif dan yakin untuk mendorong reaksi yang menyenangkan.

Batasi bagian ini dalam beberapa paragrap secara hati-hati dan tulislah begitu semua bagian rencana hampir lengkap tertuang.


Berikutnya, dalam rangka praktek penyusunan Business Plan, kami tampilkan worksheet isian Business Plan. Anda dapat menuliskannya poin-poin pemikiran rencana bisnis anda atau anda dapat pula langsung menuliskannya.

Beberapa keterangan kami hadirkan dalam bahasa Inggeris, sesuai bahasa aslinya, namun petunjuk umum penulisan Business Plan tersebut tetap mengacu pada penjelasan dalam modul ini.

Mintalah petunjuk pengisiannya kepada dosen anda atau bahaslah secara berkelompok!

Selamat Menikmati…





Reference:

Hurdle Book: The Book On Business Plan, SBA & Palo Alto, USA, 2004.
Develop a Business Plan, Megginson Jr., South-Western Publishing, 2004.
FreePlan on Exlflus.

1 komentar:

azizah mengatakan...

Terimaksih Pak Donny Syafardan!! walau Saya bukan mahasiswa Dikti intensif, tapi saya tertarik dengan isi blog bapak. Saya sedang membangun sebuah usaha bersama 7 orang teman saya dibidang maintenance komputer dan jaringan, Kebetulan saya dipercaya memegang bagian keuangan dengan latar belakang sarjana pendidikan fisika.